suita.city JA EN KO ZH ID

Kaiseki tempura (2 bintang Michelin) · SUITA

旬彩天 つちや

Sekitar 8 mnt jalan kaki dari Stasiun Esaka

Peringkat keseluruhan Suita No. 1

Shunsaiten Tsuchiya adalah restoran Kaiseki tempura (2 bintang Michelin) di Suita, Osaka (Sekitar 8 mnt jalan kaki dari Stasiun Esaka). Menu andalannya adalah Paket makan siang Hiru no Tsuchiya (amuse, antipasto, sashimi, 8 tempura, acar cuka, nasi, asinan, dessert) (¥10,000). Tutup pada Minggu.

4.5238 ulasan · Rating Google Maps (per Agu 2026)
旬彩天 つちや
Tonton video panduan
Info

Jam buka / Akses

Kisaran hargasiang ¥10,000/malam ¥24,000–
Jam bukaSel–Sab 12:00–14:30 / Sen–Sab 18:00–21:30
Hari liburMinggu
AksesSekitar 8 mnt jalan kaki dari Stasiun Esaka
Alamat41-4 Toyotsu-cho, Suita, Osaka
大阪府吹田市豊津町41-4
Menu

Menu

Minuman (sake & anggur)45

Setiap menu ditampilkan dengan terjemahan, dan di bawahnya nama Jepang seperti tertulis di toko — tinggal tunjuk saat memesan. Harga adalah nilai acuan dari sumber publik; mohon konfirmasi di tempat.

For visitors

Catatan pelancong

Ada ulasan pengunjung asing yang stafnya menjelaskan tiap hidangan dalam bahasa Inggris. Bersama Kashiwaya, inilah fine dining andalan Suita. [Ada video panduan]

Halal

Halal & pantangan

Belum ada sertifikasi halal resmi yang dapat dikonfirmasi untuk restoran ini. Mohon tanyakan langsung ke toko mengenai bahan dan penyajian sebelum memesan.

FAQ

Pertanyaan umum

Jam buka Shunsaiten Tsuchiya?

Sel–Sab 12:00–14:30 / Sen–Sab 18:00–21:30

Kapan Shunsaiten Tsuchiya tutup?

Minggu

Bagaimana cara ke Shunsaiten Tsuchiya?

Sekitar 8 mnt jalan kaki dari Stasiun Esaka — Alamat: 41-4 Toyotsu-cho, Suita, Osaka

Berapa biaya makan di Shunsaiten Tsuchiya?

siang ¥10,000/malam ¥24,000–

Apakah ada menu untuk Shunsaiten Tsuchiya dalam bahasa asing?

Halaman ini memuat menu lengkap 48 item dengan harga dalam bahasa Indonesia; nama Jepang tertera di bawah tiap menu — cukup tunjuk saat memesan.

Reviews

Ulasan

JAriset lapangan suita.city

Kaiseki tempura berbintang dua Michelin. Temanya "tempura yang tak ada di restoran tradisional, dan hidangan yang tak ada di kedai tempura" — ciri khasnya gaya menggoreng 'agresif' yang memanggang krustasea hingga harum. Dari counter sekitar 12 kursi Anda bisa menyaksikan sang master bekerja, dan tersedia ruang privat untuk jamuan. Minyaknya campuran musiman minyak biji kapas, wijen taihaku dan wijen sangrai; tanpa bahan budidaya atau beku, dengan ikan dari Akashi dan sayuran dari sekitar Suita. Ulasan mancanegara menyebut "tempura terbaik seumur hidup," dan satu-satunya set makan siang bisa penuh dipesan hingga dua bulan ke depan. [Web] Tabelog 4.11 — kelas tertinggi di kota. Situs resminya menyebut tempura sebagai "puncak teknik memasak dengan panas," diangkat dari minyak tepat saat umami, aroma dan kelembapan seimbang. Dimuat juga di media wisata seperti Rurubu.

Ulasan pertama adalah rangkuman redaksi dari ulasan publik dan info lapangan (bukan salinan verbatim).

Tulis ulasan

Ulasan tampil setelah moderasi. Info praktis — penuh, sulit reservasi — sangat diterima.